Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akuntansi Perbankan & Akuntansi Tabungan

Akuntansi Perbankan & Akuntansi Tabungan. Oke kali ini kami dari kelompok 1 akan menjelaskan 2 (dua) poin pembahasan yaitu akuntansi perbankan dan akuntansi tabungan. Namun sebelum jauh membahas mengenai pembahasan kali ini, izinkan kami memperkenalkan anggota kami.

Anggota kami terdiri dari 4 orang yaitu:
  1. Agris Haryanto Prakasa (2016121174)
  2. Akbar Rizal Maulana (2016121646)
  3. Amel Yulia Maulina (2016120670)
  4. Pebry Muhammad Robupa Akbar (2016121287)
Baik kalau begitu kita masuk ke pembahasan pertama, pada pembahasan pertama ini kami akan menjelaskan mengenai akuntansi perbankan dan akuntansi umum.

Akuntansi Perbankan dan Akuntansi Umum

Kita akan bagi dua kelompok akuntansi kali ini menjadi akuntansi bank dan akuntansi umum. Akuntansi perbankan merupakan pengembangan ilmu dari akuntansi umum. Jadi kita akan jelaskan terlebih dahulu akuntansi secara terminologi.

Menurut Committee On Terminology of the Amerrican Institute of Certified Public Accountans akuntansi adalah seni mencatat, menggolongkan dan mengikhtisarkan transaksi dan peristiwa yang paling tidak sebagian bersifat keuangan dengan suatu cara yang bermakna dan dalam satuan uang, serta menginterpretasikan hasil-hasilnya.

Untuk membuat sistem akuntansi yang sebaik mungkin maka dibutuhkan kerangka konseptual akuntansi. Kerangka konseptual akuntansi adalah sistem pertalian yang erat dari tujuan dan konsep-konsep dasar yang saling berhubungan dan saling mengarahkan terciptanya prinsip-prinsip yang konsisten serta menggabarkan sifat, fungsi dan keterbatasan akuntansi beserta laporan keuangan.

Sementara pembentukan kerangka konseptual akuntansi diperoleh melalui tiga tingkat yaitu :
  • Tujuan pokok akuntansi, yaitu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pengambil keputusan.
  • Pemilihan metode akuntansi, yaitu menentukan nilai kegunaan informasi bagi pengambil keputusan.
  • Informasi yang dapat dimengerti, yaitu informasi yang mempunyai relevansi dan reliabilitas.

Akuntansi Bank

Akuntansi bank berkembang dari teknik-teknik akuntansi tradisional untuk kepentingan pencatatan, penganalisaan dan penafsiran data keuangan guna memenuhi kebutuhan berbagai pihak yang berminaat terhadap informasi tersebut.

Akuntansi bank harus menyediakan data bagi keperluan laporan tentang kondisi bank, laporan tentang pendapatan dan biaya serta untuk memperhitungkan pajak.

Pemakai laporan keuangan bank harus mengetahui standar-standar yang telah diterapkan dalam pembuatan laporan keuangan dan mengerti laporan keeuangan tersebut serta mampu membandingkan dengan laporan keuangan bank lainnya.

Untuk memahami dasar akuntansi bank maka kita perlu mengetahui persamaan akuntansi bank terlebih dahulu. Persamaan dasar akuntansi perbankan yaitu:
Hak = Kewajiban = Passiva
Kewajiban bank terdiri dari kewajiban terhadap pihak eksternal dan kewajiban terhadap pihak internal. Kewajiban kepada pihak eksternal adalah kewajiban kepada kreditor atau pemberi dana atau deposan. Sedangkan kewajiban terhadap internal adalah kewajiban kepada pemilik modal.

Adapun persamaan akuntansi bank lebih jauh dapat kita tulis dengan mengembangkan persamaan dari akuntansi umum yaitu:
Aktiva = Hutang + Modal + Pendapatan - Biaya
Aktiva bank misalnya berupa kas, Giro BI, Penempatan pada bank lain, sekuritas jangka pendek, kredit yang diberikan, penyertaan dan aktiva tetap. Hutang bank misalnya giro nasabah, tabungan, deposito, pinajaman diterima, sedangkan modal berupa modal disetor maupun laba ditahan.

Untuk pendapatan bank bisa berupa pendapatan bunga dan pendapatan lainnya. Sementara biaya bank berupa biaya bunga dan biaya lainnya. 

Perbedaan Akuntansi Umum dengan Akuntansi Bank

Perbedaan akuntansi umum dengan akuntansi perbankan terletak dalam persamaan dasar akuntansinya. Dapat di bandingkan persamaan akuntansi dasar dengan akuntansi bank sebagai berikut:
Akuntansi umum: Aktiva = Hutang + Modal. Sementara akuntansi bank: Aktiva = Hutang bank + Modal bank
Dasar-dasar akuntansi perbankan meliputi:
  • Accrual basis di dalam pencatatan biaya
  • Cash basis di dalam pencatatan pendapatan
  • Dasar rancang bangun akuntansi perbankan
  • Dasar-dasar penyusunan rekening stelsel bank
Tujuan laporan keuangan bank meliputi:
  • Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan bank yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi
  • Menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya
Karakteristik kualitatif laporan keuangan meliputi:
  • Dapat dipahami
  • Relevan
  • Keandalan
  • Dapat di pahami
Laporan keuangan Bank (menurut SAK) yaitu:
  1. Neraca
  2. Laporan Komitmen dan Kontijensi
  3. Laporan Laba Rugi (Multiple step)
  4. Laporan Arus Kas
  5. Catatan atas Laporan Keuangan

Latihan Soal

  1. Tuan Agung mendirikan bank dengan nama Bank ABC. Tuan Agung menanamkan modalnya sebesar Rp 500.000.000. yang disetor secara tunai ke Bank ABC.
  2. Memperlancar operasi bank, Bank ABC membeli kendaraan seharga Rp800.000.000 secara tunai.
  3. Telah diterima tunai untuk pembukaan rekening tabungan atas nama Anita Firdaus Rp 200.000.000
  4. Telah diterima tunai Rp. 200.000.000 untuk pembukaan rekening deposito berjangka atas nama Putri.
  5. Diberikan kredit kepada Desi Candra sebesar Rp. 1.000.000.000.000. Hari ini direalisasikan dan langsung dikreditkan ke rekening giro Desi sebesar Rp. 900.000.000, secara tunai Rp. 100.000.000
  6. Tuan Haris menarik tabungan senilai Rp. 10.000.000
  7. Tuan Budimembuka rekening giro dengan setoram perdana Rp. 200.000.000 tunai
Jawaban dari soal diatas



Lanjut kita masuk ke PEMBAHASAN KEDUA ...

Setelah sebelumnya kalian membaca penjelasan mengenai akuntansi perbankan dan akuntansi umum, maka kali ini saya akan mengajak kalian semua mengetahui akuntansi tabungan perbankan.

Oke kali ini kita langsung saja mengetahui apa itu akuntansi transaksi perbankan dan proses perhitungan bunga tabungan. Pembahasan kali ini terbagi menjadi dua bagian, pertama yaitu proses akuntansi transaksi tabungan dan kedua yaitu proses perhitungan bunga tabungan.

Akuntansi Tabungan

Pada pembahasan akuntansi tabungan ini kita akan mengetahui bagaimana sebuah bank melakukan perhitungan tabungan bank serta bagaimana bank menghitung bunga dari tabungan tersebut. Untuk itu kita mulai penjelasan dari poin pertama yaitu Akuntansi Tabungan Perbankan.

Akuntansi Tabungan Perbankan

Kita bahas terlebih dahulu istilah dari tabungan itu sendiri. Tabungan merupakan simpanan masyarakat atau pihak lain yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang telah disepakati tetapi tidak dapat ditarik menggunakan cek.

Terdapat berbagai regulasi yang mengatur pihak penyelenggara tabungan bagi masyarakat, mengacu pada ketentuan BI SK Dir. BI No. 22/63 Kep. Dir. Tanggal 01-12-1989 syarat-syarat penyelenggaraan tabungan sebagai berikut:
  1. Bank hanya dapat menyeleggarakan tabungan dalam bentuk rupiah.
  2. Ketentuan mengenai penyelenggaraan tabungan ditetapkan oleh bank masing-masing.
  3. Penarikan bunga tabungan ditetapkan oleh bank masing-masing.
  4. Penarikan hanya dapat dilakukan dengan mendatangi bank atau alat yang disediakan untuk keperluan tersebut misalnya Automatic Teller Machine (ATM).
  5. Bank penyelenggara tabungan diperkenankan untuk menetapkan sendiri cara pelayanan, sistem administrasi, setoran, frekuensi pengambilan, tabungan pasif, tingkat suku bunga, cara perhitungan dan pembayaran bunga, nama tabungan.
  6. Bunga tabungan dikenakan pajak penghasilan (PPh) sebesar 15% final untuk penduduk dan 20% untuk bukan penduduk (Kep. Menteri Keuangan No. 1308/KMK.04/1989).

Contoh Kasus Perhitungan Akuntansi Tabungan

Pada tanggal 3 Juli 2013 Aditya membuka tabungan Simaskot pada Bank Omega Semarang dengan setoran berupa uang tunai Rp1.500.000, wesel yang telah jatuh tempo dan telah diendos oleh Bank Prima Cabang Malang sebesar Rp8.000.000. Biaya meterai untuk surat kuasa Rp6.000. Maka jurnal pada tanggal 3 Juli 2013 adalah:

Penyetoran tabungan tidak hanya bisa dilakukan pada bank tempat penabung membuka tabungan, namun bis dilakukan di kantor cabang yang lain. Bila hal ini terjadi maka akan dicatat pada rekening antar kantor (RAK).

Contoh:

Aditya setor tunai untuk tabungan pada tanggal 7 Juli 2013 sebesar Rp 5.000.000 dari cabang Solo. Pencatatannya adalah:

Jika penarikan tabungan dilakukan dengan tunai melalui kantor cabang bank bersangkutan maupun melalui mesin automatic teller machine (ATM).

Contoh:
12 Juli 2013        Aditya melakukan penarikan tabungan di Cabang Jakarta sebesar Rp2.500.000
22 Juli 2013        Aditya mencairkan tabungan di Cabang Semarang Rp5.000.000.
Pencatatan transaksi di cabang Semarang maupun cabang Jakarta sebagai berikut:


Contoh kasus diatas merupakan transaksi tabungan perbankan. Dengan memahami proses perhitungan tabungan pada industri perbankan, maka kita telah memahami alur bagaimana transaksi perhitungan bank terjadi.

Berikutnya kita akan mulai masuk ke tahap bagaimana perhitungan bunga tabungan di bank terjadi. Namun sebelum lebih jauh kita bahas perhitungan bunga tabungan, kita terlebih dahulu mengetahui definisi dari bunga tabungan.

Akuntansi Perhitungan Bunga Tabungan

Bunga tabungan adalah bunga yang dikenakan kepada nasabah bank atas dana tabungan yang mereka simpan di bank. Perhitungan bunga sendiri dapat dilakukan secara harian atau bulanan berdasarkan saldo terendah, suku bunga tetap, atau berubah.

1. Bunga diperhitungkan dengan dasar lamanya saldo mengendap dan tingkat suku bunga berubah-ubah. Bila pendekatan ini yang digunakan, lamanya waktu mengendap dihitung sejak perubahan sampai terjadi perubahan bunga.

Contoh perhitungan waktu: tanggal 3 Juli 2007 sampai 7 Juli 2013, maka lama dana mengendap 7-3 = 4 hari. Hari pada tanggal 3 Juli 2013 diperhitungkan, sedangkan tanggal 7 Juli 2013 tidak diperhitungkan.

Contoh Kasus: (Floating)
Perhitungan suku bunga pada Bank Omega Semarang berdasarkan floating. Tingkat suku bunga tabungan pada bulan Juli adalah sebagai berikut :


Bila diminta untuk menentukan bunga yang diperoleh Aditya pada bulan Juli 2007, maka perhitungan bunganya adalah:



2. Perhitungan bunga berdasarkan lamanya saldo mengendap dan tingkat suku bunga tetap. Dengan mengunakan contoh sebelumnya dan tingkat suku bunga tetap 4%, maka dapat ditentukan bunga sebagai berikut:

Contoh Kasus: (Bunga Tetap)


3. Perhitungan suku bunga tabungan berdasarkan saldo terendah dalam bulan yang bersangkutan dengan suku bunga berjenjang.

Contoh Kasus: (Saldo Terendah)

Latihan Soal

1. Saldo rekening tabungan Adinda per 30 April 2009 sebesar Rp 10.000.000 bunga bulan Maret setelah pajak sebesar Rp 100.000. transaksi yang terjadi di Bank AJI pada bulan April 2009 adalah sebagai berikut:
  • Tanggal 1 Mei 2009, Adinda setor tunai sebesar Rp 5.000.000 dan mendapat kiriman uang dari PT bank Arta Cabang Bandung sebesar Rp 3.000.000
  • Tanggal 6 Mei 2009, Adinda setor cek yang diterbitkan oleh bank Bumi sebesr Rp 1.000.000 untuk keutungan rekening tabungan Adinda. Cek tersebut efektif hari ini
  • Tanggal 21 Mei 2009, Adinda menerima kiriman uang dari bank lain sebesar Rp 5.000.000 untuk keuntungan rekening tabungannya.
  • Tanggal 28 Mei, debit rekening tabungan untuk membayar angsuran kredit sebesar Rp 2.500.000
  • Tanggal 30 Mei, beban adm ATM sebesar Rp 5.000

2. Dari transaksi tersebut, misalnya pada bulan Mei 2009, bunga tabungan sebesar 12% pertahun, dan pajak 20%, maka hitunglah bunga tabungan dengan menggunakan metode saldo terendah dan metode saldo harian serta buatkan mutasi rekening tabungan sebelum dan setelah pembebanan bunga dihitung.

Jawaban dari soal diatas

1. Perhitungan rekening tabungan


2. Perhitungan bunga tabungan Adinda, dengan metode saldo terendah dan metode saldo harian





Baik seperti itulah penjelasan dengan beberapa contoh soal dan jawabannya. Semoga dapat memberikan kalian semua pemahaman lebih terhadap akuntansi perbankan dan akuntansi tabungan.

Kami dari kelompok 1 mengucapkan banyak terima kasih untuk Ibu Desy Purwasih S.E., M.Ak. atas bimbingannya selama kami menempuh pembelajaran mata kuliah Akuntansi Perbankan di Semester 8 ini.

Posting Komentar untuk "Akuntansi Perbankan & Akuntansi Tabungan"