Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akuntansi Kredit yang Diberikan

Selamat malam Bu Desy, teman-teman, pengunjung blog dan para fans tahubacem. Kali ini tahubacem tidak sendiri melainkan merger dengan para stakeholder sehingga membentuk aliansi yang dapat disebut dengan Kelompok 4. Kelompok ini terdiri dari Andiny Fajriany (2016121527), Dyana Karlina Dewi (2016122141), Fransiskus Xaverius Nanna Sugiyanto (2016122091), Nani Rosita Dewi (2016121341) dan Putri Astrianti Sutarno (2016121430). Adapun objek yang kami bahas dalam postingan ini adalah akuntansi kredit yang diberikan (7th meeting) dan akuntansi jasa lainnya (8th meeting).

Postingan pertama akan kami bahas mengenai 7th meeting. Enjoy!



Bank merupakan lembaga perantara yang menghimpun dana dan menempatkannya dalam bentuk aktiva produktif misalnya kredit. Penempatan dalam bentuk kredit akan memberikan kontribusi pendapatan bunga bagi bank. Selain memberikan kontribusi pendapatan bunga tertinggi bagi pendapatan bank, resiko yang ditimbulkan oleh perkreditan juga sangat tinggi. Oleh karena itu, penyajian secara akurat dan berkala tentang perkreditan menjadi sangat penting bagi bank untuk memantau setiap kualitas kredit yang diberikan.

Bank dapat memberikan kredit apabila memiliki dana, atau tagihan yang sama dengan itu, bank terlibat kesepakatan dengan calon debitur baik volume, tingkat bunga, jangka waktu maupun agunan. Kesepakatan itu dituangkan dalam perjanjian kredit. Dengan ditandatangani perjanjian kredit berarti bank dan debitur telah terikat untuk melaksanakan.

JENIS KREDIT YANG DIBERIKAN

1.        Jenis Kredit Menurut Bentuknya

      ·         Kredit Rekening Koran

Debitur diberi hak untuk menarik dana dalam rekening korannya sampai dengan sebesar plafond yang ditetapkan bank. Pelunasan pokok kredit dilaksanakan pada saat jatuh tempo, dengan bunga kredit secara umum dihitung secara harian berdasarkan baki debet (outstanding credit) atau dengan nilai rata-rata baki debet setiap bulannya.

      ·         Installment Loan

Kredit ini adalah kredit yang angsuran pokok dan bunganya dilakukan secara teratur menurut jadwal waktu yang telah disepakati antara bank dengan debitur, dengan nilai konstan selama berlangsungnya masa kredit tersebut. Pada kredit Installment angsuran pokok meningkat dan angsuran bunga menurun, sehingga total angsuran menjadi konstan sepanjang masa kredit.


2.        Jenis Kredit Menurut Jangka Waktunya

·         Kredit Jangka Pendek yaitu kredit yang berjangka waktu maksimum 1 tahun.

·         Kredit Jangka Menengah yaitu kredit yang berjangka waktu antara 1 sampai dengan 3 tahun.

·     Kredit Jangka Panjang yaitu kredit yang berjangka waktu lebih dari 3 tahun. Misalnya kredit perumahan, kredit kendaraan.


3.        Jenis Kredit Menurut Kegunaannya

    ·          Kredit Modal Kerja

Kredit yang diberikan dengan tujuan untuk membiayai modal kerja usaha, misalnya untuk pembelian barang dagangan.

    ·         Kredit Investasi

Kredit yang diberikan untk membiayai investasi suatu usaha misalnya kredit untuk pembangunan pabrik, pembelian mesin dan penyiapan infranstruktur lainnya.

    ·         Kredit Konsumsi

Kredit yang diberikan untuk keperluan konsumsi. Kredit ini sering disebut dengan personal loan. Contoh : Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Mobil (KPM).

 

PEMBANGUNAN KREDIT

1.        Efective Rate atau Pembayaran Anuitas

Sistem pembayaran ini dilakukan pada setiap selang waktu yang tertentu dalam jumlah yang sama atau tetap. Nominal angsuran bunganya tiap periode atau bulan akan menurun, sedangkan angsuran pokok akan meningkat. Angsuran pokok dan bungan apabila dijumlah akan sama besarnya.

Rumus Anuitas :

Keterangan :

A = Anuitas

M = Nilai Kredit

i = Tingkat suku bunga

n = Jangka waktu kredit (bulan)











2. Sliding Rate

Angsuran pokok diperhitungkan tetap atau sama pada setiap angsuran, sedangkan bunga diperhitungkan menurun sejalan dengan berkurangnya sisa kredit.

Rumus untuk menentukan angsuran/cicilan pokok :


Keterangan :

a = angsuran / cicilan pokok

M = Plafon Kredit

n = Periode kredit (bulan)

Rumus untuk menentukan angsuran bunga :

sehingga :


3. Flat Rate

Perhitungan bunga dengan flat rate didasarkan pada perhitungan bunga secara prorata sesuai dengan jangka waktu kreditdan nominal kredit. Apabila menggunakan flat rate umumnya akan menentukan tingkat suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan effective rate atau sliding rate.

Rumus untuk menentukan angsuran pokok dan bunga :

 

Keterangan :

M = Plafon kredit

i = Tingkat suku bunga (dalam persen)

t = Jangka waktu kredit (tahun)

n = Jumlah bulan angsuran selama masa kredit

 

Akuntansi Kredit yang diberikan

Kredit yang diberikan oleh bank dapat didefinisikan sebagai penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak meminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga imbalan atau pembagian hasil keuntungan. Bank dapat memberikan kredit kalau memiliki dana yang sama dengan itu, bank terlibat kesepakatan dengan calon debitur baik volume, tingkat bunga, jangka waktu maupun agunan. Bagi bank persetujuan kredit merupakan komitmen yang tak bias dibatalkan begitu juga bagi debitur. Di samping itu setelah kredit dikucurkan bank selalu harus memantau kualitas kredit. Semakin lama jangka waktu kredit umumnya semakin besar risikonya.

·         Rumus menghitung besarnya angsuran-angsuran pokok:


Keteragan:

A = Anuitas

M = Nilai Kredit

n = Jangka waktu kredit (bulan)

·           Menghitung Angsuran Bunga:


sehingga :


 

Perlakuan Akuntansi Bunga Kredit

Perlakuan akuntansi bunga kredit tergantung kualitas kredit, bila kredit lancar bank dapat menerapkan accrual basic. Artinya bank dapat mencatat pendapatan bunga pada saat pelaporan. Bunga yang belum jatuh tempo dicatat sebagai piutang bunga. Namun bagi kredit  yang bermasalah (misalnya dalam pengawasan khusus, kurang lancar, diragukan, macet) maka pendapatan bunga diperlakukan sebagai cash basic. Dengan demikian pendapatan bunga yang belum dibayar debitur, dicatat dalam rekening administratif (kontijensi tagihan).

Perhitungan akuntansi bunga kredit dengan menggunakan metode Efective Rate atau Pembayaran Anuitas

·           Rumus Mencari Anuitas:


Keterangan :

A = Anuitas

M = Nilai Kredit

i = Tingkat suku bunga

n = Jangka waktu kredit (bulan)

 








Kredit sindikasi

Kredit sindikasi disebut sebagai pembiayaan bersama dan dilakukan oleh kantor pusat dan melibatkan beberapa bank. Contoh lainnya adalah konsorsium dan co-financing.

Konsorsium adalah kerja sama pembiayaan diantara bank-bank pemerintah dalam pemberian kredit investasi dan eksploitasi, yang diatur oleh bank induk dan terdiri dari bank pemerintah sebagai anggota. Kredit sindikasi adalah kerja sama pembiayaan yang secara teoritis tidak dibatasi baik dalam jumlah, sektor pembiayaan maupun lembaga keuangan yang terlibat.

Ciri-ciri kredit sindikasi:

1)      Melibatkan lebih dari satu lembaga keuangan atau bank

2)      Mempunyai syarat dan ketentuan yang sama bagi masing-masing bank peserta

3)      Hanya  ada satu dokumentasi kredit yang menjadi pegangan bagi bank peserta

4)      Diadministrasikan oleh satu agen yang sama bagi semua peserta

pembiayaan bersama ini dibawah koordinasi satu bank (koordinator/agen).

  


Gambar 4. Hubungan Bank Peserta dengan Bank Koordinator dalam Kredit Sindikasi

Dalam pembiayaan bersama, seluruh pendapatan bunga, pendapatan provisi dan administrasi, jumlah angsuran yang diterima, dan risiko kredit dibagi menurut share masing-masing bank peserta. Khusus masalah bunga digunakan weighted average interest rate calculation method.

Perhitungan bunga kredit sindikasi dengan metode Sliding Rate:

·           Untuk menghitung angsuran pokok:



Keterangan:

A = Anuitas

M = Nilai Kredit

n = Jangka waktu kredit (bulan)


·           Untuk menghitung angsuran bunga pertama:

b = M x i

·         Untuk menghitung angsuran bunga berikutnya:

b2 = (M – a) x i

b3 = M – (a x 2) x i

 

Latihan Soal dan Jawaban

Tanggal 12 juni 2020 Nani mengajukan permohonan kredit kepada Bank Abdi Negara sebesar Rp250.000.000. Aplikasi kredit disetujui pada tanggal 1 juli 2020 dengan jangka waktu 1 tahun, tingkat suku bunga 25%. Debitur dibebani biaya provisi dan komisi 0,5%, bea materai Rp15.000, biaya penggantian barang cetakan Rp30.000, biaya administrasi Rp200.000, biaya notaris dan PPAT Rp400.000, biaya asuransi kredit Rp300.000. Bank memperhitungkan bunga dengan Sliding Rate. Pada tanggal tersebut, Nani  langsung mencairkan kredit sebesar Rp250.000.000 dengan perincian di transfer ke cabang Solo Rp90.000.000, dikreditkan ke rekening Giro Nani Rp50.000.000, dan sisanya tunai.

1. Buatlah perhitungan angsuran kreditnya beserta jurnalnya!

Jawaban:

Menghitung besarnya angsuran-angsuran pokok:

Diketahui:       M         = Rp 250.000.000

                        n          = 12 bulan

                        i           = 25% : 12 = 0,02


Menghitung Angsuran Biaya:

b1            = M x i

            Rp 250.000.000 x 0,02 = Rp 5.000.000

b2            = (M-a) x i

            (Rp 250.000.000 – 20.833.333,33) x 0,02 = Rp 4.583.333,33

b3            = (M – (a x (n-1) x I )

            (Rp 250.000.000 – (Rp 20.833.333,33 x 2) x 0,02

                = Rp 4.166.666,68

Daftar angsuran dengan metode Sliding Rate

Ang

Suran

ke

Bulan

Pokok

Pinjaman

Rp

Cicilan

Pokok

Rp

Cicilan

Bunga

Rp

Angsuran

Perbulan

Rp

Saldo

Pokok

Rp

1

01/08/2020

250.000.000

20.833.333,33

5.000.000

25.833.333,33

229.166.666,67

2

01/09/2020

229.166.666,67

20.833.333,33

4.583.333,33

25.416.666,66

208.333.333,34

3

01/10/2020

208.333.333,34

20.833.333,33

4.166.666,66

24.999.999,99

187.500.000,01

4

01/11/2020

178.500.000,01

20.833.333,33

3.750.000

24.583.333,33

166.666.666,68

5

01/12/2020

166.666.666,68

20.833.333,33

3.333.333,33

24.166.666,66

145.833.333,35

6

01/01/2020

145.833.333,35

20.833.333,33

2.916.666,66

23.749.499,99

125.000.000,02

7

01/02/2020

125.000.000,02

20.833.333,33

2.500.000

23.333.333,33

104.166.666.69

8

01/03/2020

104.166.666.69

20.833.333,33

2.083.333,33

22.916.666,66

83.333.333,36

9

01/04/2020

83.333.333,36

20.833.333,33

1.666.666,67

22.499.999,99

62.500.000,03

10

01/05/2020

68.500.000,03

20.833.333,33

1.250.000

22.083.333,33

41.666.666,67

11

01/06/2020

41.666.666,7

20.833.333,33

833.333,33

21.666.666.67

20.083.333,3

12

01/07/2020

20.833.333,3

20.833.333,33

416.666,66

21.250.000

0

 

 

 

 

 

257.082.858.70

 

 

 

Jurnalnya

Tanggal

Rekening

Debit (Rp)

Kredit (Rp)

01/06/2020

Dr. Kredit yang diberikan

250.000.000

 

 

Cr. RAK  cabang solo

 

90.000.000

 

Cr. Giro Nani

 

50.000.000

 

Cr. Provisi dan Komisi

 

1.500.000

 

Cr. Persediaan Bea Cukai

 

15.000

 

Cr. Biaya Notaris dan PPAT

 

400.000

 

Cr. Pendapatan Administrasi

 

200.000

 

Cr. Persediaan Barang Cetakan

 

30.000

 

Cr. Premi Asuransi Kredit

 

300.000

 

Cr. Kas

 

107.555.000

 

 

 

 

01/07/2020

Dr. Giro Nani

25.833.333,33

 

 

Cr. Kredit yang diberikan

 

20.833.333,33

 

Cr. Pendapatan Bunga Kredit

 

5.000.000

 

 

 

 

01/08/2020

Dr. Giro Nani

25.416.666,66

 

 

Cr. Kredit yang diberikan

 

20.833.333,33

 

Cr. Pendapatan Bunga Kredit

 

4.583.333,33

 


Posting Komentar untuk "Akuntansi Kredit yang Diberikan"